Mengukur Warna – Memilih Geometri Alat yang Paling Tepat

11 10 2015

mengukurwarnaMengevaluasi warna secara visual, peranan kondisi geometri (sumber cahaya/sudut penglihatan) sangat besar, di mana dunia umunya ada 3 geometri, antara lain 45/0, d/8 dan d/0. Spectrophotometer HunterLab ColorFlex EZ didesain dengan geometri 45°/0°, dimana dalam geometri ini, komponen pantulan kaca akan dieliminasi untuk menghindari kesalahan persepsi kasat mata oleh karena pengaruh kilau permukaan.

Dalam geometri lainnya, seperti d/0° atau d/8°, cahaya akan dipantulkan menyebar ke berbagai sudut (sering dikenal dengan instilah ‘diffuse scattered:d’) oleh karena sifat daripada bola (intergrating / mixing sphere) itu sendiri.

Dengan perbedaan prinsip dasar geometri tersebut di atas, maka tidaklah mengherankan apabila akan diperoleh hasil pengukuran warna yang berbeda untuk dua sample warna yang sama dengan tekstur permukaan yang berbeda (apabila diukur menggunakan alat ukur warna dengan geometri 45°/0° (ColorFlex EZ) dan 0°/45° (LabScan XE)). Akan tetapi akan terukur sama dengan geometri d/0°dan d/8°.

Geometri 0°/d ataupun d/0° ataupun d/8° hanya memperhitungkan perbedaan zat warna terkandung dengan mengabaikan perbedaan kondisi permukaan. Lain halnya dengan geometri 45°/0° dan 0°/45° yang akan selalu memperhitungkan perbedaan keduanya (baik zat warna ataupun kondisi permukaan). Oleh karena itulah geometri 45°/0° dan 0°/45° ditetapkan sebagai geometri yang paling berkorelasi dengan persepsi visual kasat mata manusia dan terlihat di sini bahwa pemilihan geometri alat adalah hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Harap berhati-hati, jangan sampai salah memilih mengingat investasi alat ukur warna adalah tidak murah! Sesuaikan pilihan geometri alat dengan aplikasi yang Anda miliki. Konsultasikan hal tersebut bersama kami, dengan senang hati kami akan membantu.

ukurwarna

Apakah sering Anda menjumpai suatu hasil pengukuran alat ukur warna, dE*ab kecil namun secara visual kenyataannya kedua sample sudah sangat jauh berbeda? Alat ukur warna HunterLab Spectrophotometer dengan geometri 45/0 adalah satu-satunya jawaban untuk pertanyaan ini yang hasil pengukuran warnanya senantiasa akan berkorelasi lurus sesuai dengan hasil pengamatan visual mata kita.





Mengukur Warna sekaligus Mengukur Opacity

9 10 2015

Berdasarkan tingkat Opacity-nya, sample dikategorikan ada 3 macam, yaitu:

  1. Opaque (tidak tembus cahaya)
  2. Translucent (semi opaque / semi transparan)
  3. Transparan (tembus cahaya)

Beberapa hal yang mungkin ada di benak Anda dan jawabannya

  1. Apakah Opacity perlu kita pantau / kita ukur nilainya?                                                                          Ans: Tentu sangat penting sekali, bayangkan saja produk minuman dengan botol transparan yang opacitynya tidak dikontrol, tentu akan mempengaruhi warna produk minuman di dalamnya
  2. Apakah ada alat ukur warna yang sekaligus bisa mengukur nilai Opacity?                                        Ans: Spectrophotometer HunterLab ColorFlex EZ akan menjawab kebutuhan Anda semua, dimana di dalam satu alat  yang standalone (tidak perlu dihubungkan ke software / PC), sudah bisa mengukur warna (dalam berbagai parameter dan index). Sambil menyelam minum air, sekali measure akan didapatkan nilai CIELab (L*a*b*) sekaligus nilai Opacity nya (OP), sangat mudah, cepat dan akurat.
  3. Apakah background (backing) yang bagus untuk pengukuran Opacity?                                             Ans: Pilihkan background warna hitam dan putih (tanpa pemutih (OBA/FWA). Background ini sering dikenal dengan sebutan ‘Contrast Card’ dan maker yang cukup terkenal adalah Leneta Card. Diperlukan backing yang stabil (Tidak cepat pudar warnanya) agar pengecekan warna ataupun opacity akan konsisten dari waktu ke waktu.







%d blogger menyukai ini: